GERIMIS UNGU

Seperti setetes air yang memandang lautan aku merindukan gerimis ungu yang menyanyikan kidung bidadari untuk kubawa dalam tidurku bila malam mulai menyiksa jadi katakanlah, mengapa aku tak mampu berhenti menunggumu? (untuk seorang gadis bernama Una,yang datang dan perginya menjadi sejuta puisiku)

Tuesday, July 06, 2004

SELAMAT MALAM ADINDAKU

Selamat malam adindaku,
dari belahan bumi yang lain aku menyapa angin
yang mungkin akan membawa kata-kataku melintasi
lautan keinginan untuk bertemu.

Di sini aku ditemani sekawanan rusa
dan segenap kebimbanganku
sementara embun pagi enggan bergulir
sekuntum bunga liar di kebun
bercanda dengan waktu.

Selamat malam adindaku,
semoga waktumu telah seperti
kupu-kupu beraneka warna
yang dikejar bocah kecil dengan riang.


Purple Sage Ranch, Texas
14 Juni 2004