GERIMIS UNGU

Seperti setetes air yang memandang lautan aku merindukan gerimis ungu yang menyanyikan kidung bidadari untuk kubawa dalam tidurku bila malam mulai menyiksa jadi katakanlah, mengapa aku tak mampu berhenti menunggumu? (untuk seorang gadis bernama Una,yang datang dan perginya menjadi sejuta puisiku)

Thursday, October 02, 2003

TELAH DIPILIHKAN CINTA

Untuk sang putri embun


Telah dipilihkan cinta oleh langit untukku
Sejenis cinta yang tak mungkin
Maka namamu pun menjadi mantra bagiku
Kubaca menjelang tidur dan melintasi mimpi

Telah dipilihkan cinta oleh langit untukku
Sejenis cinta yang terindah
Tiada kutahu ke manakah jalan berujung
Biarlah sang waktu menyembuhkan pedih lukaku

Ke mana ujungnya ke mana rantingnya
Tak pernah kupikirkan
Karena cinta bukan pikiran
Nalarku tersumbat olehnya

Di dada menggenang telaga rinduku
Sekarang dan di sini
Api menyala lilin hasratku
Di jiwa terlahir bayangmu

Telah dipilihkan cinta oleh langit untukku
Segenggam hasrat yang gelisah
Jika harapan yang mengental makin menyiksaku
Kuketuk khayalan maya dan membelai sepi

Telah dipilihkan cinta oleh langit untukku
Setetes rindu dan puisi
Basuh lukamu dan sambutlah sang mentari
Kutuntun langkahmu perlahan mengalahkan waktu .


Belida, 7 Agustus 2003

0 Comments:

Post a Comment

<< Home