GERIMIS UNGU

Seperti setetes air yang memandang lautan aku merindukan gerimis ungu yang menyanyikan kidung bidadari untuk kubawa dalam tidurku bila malam mulai menyiksa jadi katakanlah, mengapa aku tak mampu berhenti menunggumu? (untuk seorang gadis bernama Una,yang datang dan perginya menjadi sejuta puisiku)

Thursday, October 30, 2003

TELAGA

Apakah kejahatannya sesuatu yang tidak abadi
hanya menggenang di pintu asap
ketika tubuh meluruh menjadi benda tak berarti
perlawanan hanya neraka

hiruplah dan mengertilah
seribu malaikat mengusung nafasmu
ke dalam batin yang serakah
api harapan membakar
ilalang kesadaran

hiruplah dan mengertilah
seribu sebutan menipu khayalmu
di titik bara jantung ini
aku bertahta untukmu
terguncang kerinduan.


Belida, 30 Oktober 2003

0 Comments:

Post a Comment

<< Home